JK: Di Negara Mana Pun Ongkos Politik Mahal

JK: Di Negara Mana Pun Ongkos Politik Mahal. Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi sambutan saat membuka pameran Indo Defence 2018 di JiExpo and Forum, di Kemayoran, Jakarta Rabu (7/11). Pameran ini digelar selama empat hari dari tanggal 7-10 November 2018. (Merdeka.com/Imam Buhori,)

Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK menyebut biaya dalam kontestasi politik sangat mahal. Bukan hanya di Indonesia, biaya politik di belahan dunia pun demikian.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK) turut mengomentari tentang operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin. JK menyinggung tentang proses perizinan proyek hingga biasa politik.

“Jadi memang kita prihatin. Itu karena akibat antara lain ingin hidup lebih baik, gaji yang tidak cukup, juga ongkos politik yang mahal,” ucap JK di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (16/10/2018).

“Di manapun dunia ini, biaya politik mahal. Di Amerika sampai triliunan,” ujar JK di Ancol, Jakarta Utara, Senin (10/12/2018).

Baca Juga : 3 Kontes SEO Hadiah Puluhan Juta di Awal Tahun 2019

Meski mahal, JK menekankan agar tidak terjadi politik uang dalam Pemilu 2019 mendatang.

“Saya tanya di Malaysia kenapa waktu kemarin Najib jatuh, karena pemilu terlalu mahal. Termasuk hal yang ingin kita hindari, termasuk money politic. Ini hal yang harus kita awasi dengan betul,” kata JK.

JK: Di Negara Mana Pun Ongkos Politik Mahal

Sementara itu, JK bersyukur bahwa Pemilu di Tanah Air jauh lebih aman dibanding Pemilu di negara lain. JK mengaku saat jeda sebagai Wapres era SBY dan Jokowi ini, dia sempat melakukan observasi pemilu.

Menurut dia, ada delegasi dari Pakistan yang tiba-tiba jenuh melihat Pemilu berjalan dengan damai.

“Tapi kemudian delegasi Pakistan ngomong, saya ingin pulang besok, karena ini pemilu yang membosankan. loh kenapa? karena kalau pemilu yang tidak tembak-tembakan tidak seru,” kata JK mengenang.

“Kita bersyukur, aman, bahwa ribut di dunia maya iya, tapi tidak ada fisik,” JK menambahkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *